Blog

#AnakBaikRealGood

Pemurah Membuat Bahagia

09 Jun 2018 16:20:27

Anak keduaku Hani sejak kecil agak susah makan, anaknya pilih-pilih makanan, hingga akhirnya pagi sebelum berangkat sekolah dia hanya akan mengambil sedikit sarapan yang kurang disukainya untuk kemudian membawa sisanya sebagai bekal.
Pada suatu hari dia pulang dengan sumringah, dia cerita kalau temannya begitu antusias menerima bekal pemberiannya yaitu roti isi ikan.
"Kenapa ya, Mi ada perasaan seneeeeng banget kalo kita ngasih ke temen trus ternyata temen kita itu lagi butuh dan suka?" Tanyanya menerawang, spertinya sedang membayangkan reaksi temannya tadi.
"Itu hiburan dari Tuhan," sahutku. Sejak itu Hani lebih rajin bawa bekal ke sekolah, rupanya banyak teman-temannya yang tidak sarapan dari rumah.
Kesenangannya membawa makanan membuat Hani ingin coa-coba masak, dia cinta banget sama dapur sejak umur 6 tahun. Alhasil di usianya yang baru 9 tahun, tetangga kanan kiri senang 'pinjam' Hani untuk memasakkan masakan ataupun penganan di rumahnya. Pulangnya sudah pasti bawa upah yang akan dibelanjakan Hani untuk memberi bekal pada teman-temannya.
"Aneh ya, Mi, kalo dihitung-hitung duitku harusnya cepet habis buat kasih bekal ke teman-teman, tapi aneh malah adaaaa aja rezeki yang dateng," ujanya suatu kali.
"Itu kaau pakai pehitungan maanusia, matematika Tuhan jelas beda," ujarku.
Di antara teman-teman yang rutin dibawakan bekal memang ada yang sudah yatim, ada yang makan hanya sekali sehari bahkan ada yang makannya bubur supaya hemat beras. Jadi ada motivasi tersendiri di benak Hani saat membawakan bekal.
Kini di usianya yang sudah 16 tahun, Hani sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri dari bisnis kuliner yang digemarinya. Dari urusan kosmetik sampai beli gadget sudah bisa dihasilkan dari keringatnya sendiri.

Reaksimu Tentang Blog diatas ?

Penulis Blog

Virgorini Dwi Fatayati

Blog Lainnya