Blog

#AnakBaikRealGood

Angela Membereskan Mainan Sendiri

25 Jun 2018 14:08:50

Dalam kehidupan sehari-hari , Angela sudah menunjukkan sikap dan perilaku Anak Baik, baik dalam perkataan, sikap dan kebiasaan. Sebagai Ibu, saya selalu mendidik Angela hal-hal baik sejak usia dini agar ia tumbuh jadi anak baik , mandiri, jujur, senang menolong, senang berbagi, dan rajin ibadah.

Kebiasaan baik yang sudah mulai teratur dan dikerjakan Angela dengan disiplin adalah membereskan mainan setelah bermain. Angela senang sekali bermain beragam mainan yang diletakkan di lantai, sofa, lemari, ruang tamu, rak tivi, dan di sekeliling rumah. Angela yang senang bereksplorasi banyak hal menjadikan banyak alat permainan yang dimainkan, seperti boneka, alat lukis seperti kuas, cat air, kanvas, manekin dan baju , puzzle, buku gambar, pensil warna, pasir ajaib, alat memasak, sampai bola basket. Saat sudah menjelang sore hari adalah waktunya saya beberes rumah dan merapikan mainan yang berserakan di mana-mana. Saya pun merapikan dengan meletakkan kembali semua peralatan main ke tempatnya masing-masing dan membutuhkan waktu yang lama juga sampai akhirnya selesai dan lantai harus di pel kembali supaya bersih dari kotoran dan kuman. Angela awalnya masih menyuruh Bunda untuk membereskan mainannya dan hanya membantu dengan sedikit terpaksa.

Malam harinya, Angela yang masih aktif bermain mengajak Bunda bermain dan menggambar. Saya pun sering beralasan dengan mengatakan Bunda capek beberes mainan Angela sehingga tidak bisa bermain lebih lama di malam hari. Maksud saya mengatakan demikian adalah agar mendidik Angela berpikir , jika ia membantu Bunda membereskan mainan, pasti Bunda tidak capek dan punya waktu bermain lebih lama di malam hari bersama Angela.

Tanpa saya sadari, beberapa hari ini sikap dan kebiasaan Angela sudah berubah. Saat sore hari, Angela suka datang ke saya dan berkata, "Bunda, Angela sudah merapikan semua mainan lho.. Lihat, Bunda kesini .. Rapikan?' tanyanya menunjukkan semua mainan yang rapi di ruang tamu. Saya tersenyum dan langsung memeluk Angela. " Wah, anak Bunda hebat ya.. sudah pintar membereskan mainan sendiri." "Iya, Bunda. Angela tidak mau Bunda capek , jadi malamnya bisa main lebih lama kan?" Matanya yang berbinar-binar benar-benar membuatku bangga ia telah mengerti arti menolong Bundanya dengan tulus.

Reaksimu Tentang Blog diatas ?

Penulis Blog

voni

Blog Lainnya